Kedokteran
Buku Referensi
Anatomi dan Histologi Dasar Manusia: Struktur, Fungsi, dan Organisasi Jaringan
Anatomi dan Histologi Dasar Manusia: Struktur, Fungsi, dan Organisasi Jaringan merupakan buku referensi yang membahas struktur tubuh manusia secara sistematis, mulai dari tingkat seluler, jaringan, organ, hingga sistem organ. Buku ini mengintegrasikan kajian anatomi makroskopis dengan histologi untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai hubungan antara struktur dan fungsi tubuh manusia. Setiap pembahasan disusun secara konseptual dan aplikatif sehingga dapat membantu pembaca memahami organisasi tubuh serta keterkaitannya dengan proses fisiologis dan kondisi klinis. Buku ini ditujukan bagi mahasiswa dan tenaga akademik bidang kedokteran, teknologi laboratorium medis, keperawatan, farmasi, serta bidang kesehatan lainnya sebagai sumber referensi dalam pembelajaran dan pengembangan keilmuan.
Daftar Bab Tersedia
| Judul Bab | Harga | Status | Pesan |
|---|---|---|---|
|
Bab 1. Konsep Dasar Anatomi dan Histologi Manusia
Bab ini membahas pengertian, ruang lingkup, dan perkembangan ilmu anatomi serta histologi. Pembahasan mencakup istilah anatomi, posisi anatomis, bidang dan arah tubuh, tingkat organisasi tubuh, serta konsep dasar pemeriksaan jaringan secara mikroskopis sebagai landasan memahami struktur dan fungsi tubuh manusia.
|
Rp 300.000 |
Dipesan
oleh: Yety Eka Sispita Sari
|
|
|
Bab 2. Sel sebagai Unit Dasar Struktur dan Fungsi Tubuh
Bab ini menguraikan struktur dan fungsi sel sebagai unit terkecil penyusun tubuh manusia. Pembahasan meliputi membran sel, sitoplasma, organel, inti sel, pembelahan sel, serta hubungan struktur sel dengan aktivitas fisiologis dan pemeliharaan homeostasis tubuh.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
Bab 3. Jaringan Epitel dan Jaringan Ikat
Bab ini membahas karakteristik, klasifikasi, struktur mikroskopis, dan fungsi jaringan epitel serta jaringan ikat. Pembahasan mencakup epitel pelapis dan kelenjar, jaringan ikat longgar dan padat, jaringan adiposa, tulang rawan, serta perannya dalam perlindungan, penyokong, dan metabolisme.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
Bab 4. Jaringan Otot dan Jaringan Saraf
Bab ini membahas struktur dan karakteristik jaringan otot serta jaringan saraf. Pembahasan mencakup otot rangka, otot polos, otot jantung, neuron, dan sel glia, termasuk hubungan struktur mikroskopis dengan fungsi kontraksi, penghantaran impuls, dan koordinasi aktivitas tubuh.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
Bab 5. Sistem Integumen
Bab ini menguraikan anatomi dan histologi kulit serta struktur penyusunnya, meliputi epidermis, dermis, hipodermis, rambut, kuku, dan kelenjar kulit. Pembahasan juga mencakup fungsi kulit sebagai pelindung tubuh, pengatur suhu, penerima rangsangan, serta bagian penting dalam mempertahankan homeostasis.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
Bab 6. Sistem Muskuloskeletal
Bab ini membahas struktur anatomi dan histologi tulang, sendi, serta otot rangka sebagai komponen utama sistem gerak. Pembahasan meliputi organisasi jaringan tulang, proses pembentukan dan remodeling tulang, klasifikasi sendi, serta keterkaitan struktur dengan fungsi pergerakan tubuh.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
Bab 7. Sistem Kardiovaskular
Bab ini membahas anatomi jantung, pembuluh darah, dan sistem sirkulasi serta struktur histologisnya. Pembahasan mencakup lapisan dinding jantung, arteri, vena, kapiler, dan mekanisme dasar sirkulasi darah dalam mendukung distribusi oksigen, nutrisi, hormon, serta pembuangan metabolit.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
Bab 8. Sistem Respirasi
Bab ini menguraikan struktur anatomi dan histologi sistem respirasi mulai dari hidung hingga alveolus. Pembahasan mencakup saluran pernapasan, paru-paru, pertukaran gas, serta hubungan karakteristik jaringan respirasi dengan fungsi ventilasi dan pertukaran oksigen serta karbon dioksida.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
Bab 9. Sistem Pencernaan
Bab ini membahas anatomi dan histologi saluran pencernaan serta organ aksesori, meliputi mulut, esofagus, lambung, usus, hati, pankreas, dan kandung empedu. Pembahasan menekankan hubungan struktur jaringan dengan proses pencernaan, absorpsi, sekresi, metabolisme, dan regulasi fungsi gastrointestinal.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
Bab 10. Sistem Urinaria
Bab ini membahas anatomi ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra serta struktur mikroskopis nefron. Pembahasan mencakup pembentukan urine, filtrasi, reabsorpsi, sekresi, dan peran sistem urinaria dalam menjaga keseimbangan cairan, elektrolit, serta homeostasis tubuh.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
Bab 11. Sistem Reproduksi Pria
Bab ini menguraikan struktur anatomi dan histologi organ reproduksi pria, meliputi testis, epididimis, vas deferens, kelenjar aksesori, dan penis. Pembahasan mencakup spermatogenesis, produksi hormon reproduksi, pematangan sperma, serta hubungan struktur organ dengan fungsi reproduksi pria.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
Bab 12. Sistem Reproduksi Wanita
Bab ini membahas anatomi dan histologi ovarium, tuba uterina, uterus, vagina, serta organ reproduksi eksternal. Pembahasan mencakup oogenesis, siklus ovarium dan endometrium, regulasi hormonal, serta perubahan struktural organ reproduksi dalam mendukung proses reproduksi.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
Bab 13. Sistem Endokrin
Bab ini membahas struktur anatomi dan histologi kelenjar endokrin, termasuk hipofisis, tiroid, paratiroid, adrenal, pankreas endokrin, dan kelenjar pineal. Pembahasan menjelaskan hubungan struktur kelenjar dengan produksi hormon serta perannya dalam pertumbuhan, metabolisme, reproduksi, dan homeostasis.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
Bab 14. Sistem Saraf
Bab ini menguraikan anatomi sistem saraf pusat dan perifer serta struktur histologis jaringan saraf. Pembahasan mencakup otak, medula spinalis, saraf perifer, neuron, dan sel glia, serta keterkaitan struktur dengan penerimaan rangsangan, penghantaran impuls, koordinasi, dan pengaturan fungsi tubuh.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
Bab 15. Organ Indera
Bab ini membahas struktur anatomi dan histologi mata, telinga, hidung, lidah, serta reseptor sensorik kulit. Pembahasan menekankan hubungan antara struktur jaringan dengan mekanisme penerimaan rangsangan visual, auditorik, olfaktori, gustatori, dan somatosensorik untuk menghasilkan persepsi sensorik.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |