/
Farmasi
Buku Ajar
Sudah Terbit
Farmasi Klinik
Penulis
Salmah Handayani Lubis
Fitrianingsih
Yuliandani
Marizki Pondawinata
Nurul Kamilah Sadli
Nurfadilah
Umi Fatmawati
Yuliawati
Ekanita Desiani
Nurul Damayanti
Nursela Hijriani
Editor:
Fransiskus Samuel Renaldi
Detail:
- Bahasa
- Indonesia
- No. HKI
- EC002025209031
- ISBN
- 978-634-96539-8-5 (PDF)
- Tanggal Terbit
- 05 November 2025
- Halaman
- 237 Halaman
- Format
- Digital
- PERPUSNAS ID (KDT)
- Lihat Data KDT
Penerbit:
PT Mustika Sri Rosadi
Penerbit Terverifikasi
Sinopsis
Buku Farmasi Klinik disusun sebagai panduan komprehensif bagi mahasiswa dan tenaga kesehatan dalam memahami praktik kefarmasian yang berorientasi pada pasien. Bab pertama memperkenalkan konsep dasar farmasi klinik yang menempatkan apoteker sebagai anggota aktif tim kesehatan untuk menjamin penggunaan obat yang aman, efektif, dan rasional. Diuraikan pula sejarah perkembangan farmasi klinik, prinsip pelayanan seperti pemantauan terapi, kolaborasi interprofesional, serta pentingnya edukasi pasien sebagai inti pharmaceutical care modern.
Bab-bab berikutnya mengupas aspek teknis dan aplikatif. Evaluasi Terapi Obat membahas proses sistematis penilaian kesesuaian, keamanan, dan efektivitas obat, termasuk tahapan rekonsiliasi, medication review, dokumentasi SOAP, serta penggunaan alat seperti Beers Criteria dan STOPP-START untuk mendeteksi drug-related problems (DRP). Selanjutnya, bab farmakoterapi berbasis kasus menyajikan metode analisis dan studi kasus nyata dengan pendekatan patient-centered care dan evidence-based medicine, menegaskan peran apoteker dalam penalaran klinis dan pengambilan keputusan terapeutik.
Pembahasan mengenai Interaksi Obat dalam Klinik memperdalam pemahaman tentang mekanisme farmakokinetik dan farmakodinamik, faktor risiko seperti usia dan polifarmasi, serta strategi pencegahan menggunakan teknologi informasi dan edukasi pasien. Bab-bab selanjutnya menyoroti penatalaksanaan terapi pada penyakit infeksi, pasien kritis, kronis, lansia, dan anak, dengan penekanan pada farmakokinetika-dinamika khusus, pemilihan agen yang tepat, dan pemantauan ketat.
Buku ini juga memuat topik penting lain seperti pemberian obat intravena, manajemen penggunaan obat rasional, kolaborasi multidisiplin antarprofesi, serta etika dan aspek hukum praktik farmasi klinik di Indonesia. Keseluruhan bab disusun sistematis, menyeimbangkan teori dan praktik, serta dilengkapi contoh kasus aktual dan regulasi nasional seperti Permenkes No. 72 Tahun 2016.
Secara keseluruhan, Farmasi Klinik menjadi referensi aplikatif yang menegaskan pergeseran paradigma dari drug-oriented menuju patient-oriented care. Melalui pendekatan berbasis bukti, kolaborasi lintas profesi, dan komitmen terhadap keselamatan pasien, buku ini tidak hanya memperkaya wawasan akademik tetapi juga memperkuat profesionalisme apoteker klinis dalam sistem pelayanan kesehatan modern.
Bab-bab berikutnya mengupas aspek teknis dan aplikatif. Evaluasi Terapi Obat membahas proses sistematis penilaian kesesuaian, keamanan, dan efektivitas obat, termasuk tahapan rekonsiliasi, medication review, dokumentasi SOAP, serta penggunaan alat seperti Beers Criteria dan STOPP-START untuk mendeteksi drug-related problems (DRP). Selanjutnya, bab farmakoterapi berbasis kasus menyajikan metode analisis dan studi kasus nyata dengan pendekatan patient-centered care dan evidence-based medicine, menegaskan peran apoteker dalam penalaran klinis dan pengambilan keputusan terapeutik.
Pembahasan mengenai Interaksi Obat dalam Klinik memperdalam pemahaman tentang mekanisme farmakokinetik dan farmakodinamik, faktor risiko seperti usia dan polifarmasi, serta strategi pencegahan menggunakan teknologi informasi dan edukasi pasien. Bab-bab selanjutnya menyoroti penatalaksanaan terapi pada penyakit infeksi, pasien kritis, kronis, lansia, dan anak, dengan penekanan pada farmakokinetika-dinamika khusus, pemilihan agen yang tepat, dan pemantauan ketat.
Buku ini juga memuat topik penting lain seperti pemberian obat intravena, manajemen penggunaan obat rasional, kolaborasi multidisiplin antarprofesi, serta etika dan aspek hukum praktik farmasi klinik di Indonesia. Keseluruhan bab disusun sistematis, menyeimbangkan teori dan praktik, serta dilengkapi contoh kasus aktual dan regulasi nasional seperti Permenkes No. 72 Tahun 2016.
Secara keseluruhan, Farmasi Klinik menjadi referensi aplikatif yang menegaskan pergeseran paradigma dari drug-oriented menuju patient-oriented care. Melalui pendekatan berbasis bukti, kolaborasi lintas profesi, dan komitmen terhadap keselamatan pasien, buku ini tidak hanya memperkaya wawasan akademik tetapi juga memperkuat profesionalisme apoteker klinis dalam sistem pelayanan kesehatan modern.