Teknologi Laboratorium Medis
Buku Ajar
Hematologi Klinik: Prinsip Pemeriksaan dan Interpretasi Hasil Laboratorium
Buku ajar ini membahas prinsip dasar hematologi klinik dan penerapannya dalam pemeriksaan laboratorium medis. Materi meliputi komponen darah, proses hematopoiesis, pemeriksaan darah lengkap, morfologi sel darah, hemostasis, pemeriksaan koagulasi, serta identifikasi kelainan hematologi dan interpretasi hasil laboratorium untuk mendukung diagnosis dan pemantauan penyakit.
Daftar Bab Tersedia
| Judul Bab | Harga | Status | Pesan |
|---|---|---|---|
|
Bab 1. Konsep Dasar dan Ruang Lingkup Hematologi Klinik
Bab ini membahas pengertian, sejarah, perkembangan, dan ruang lingkup hematologi klinik dalam pelayanan laboratorium kesehatan. Materi mencakup fungsi darah, komponen penyusun darah, hubungan antara sistem hematologi dan kesehatan manusia, serta peran pemeriksaan hematologi dalam mendukung diagnosis, pemantauan penyakit, dan evaluasi kondisi klinis pasien.
|
Rp 300.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
Bab 2. Komposisi Darah dan Fungsi Komponen Darah
Bab ini menguraikan komponen darah yang meliputi plasma, eritrosit, leukosit, dan trombosit beserta karakteristik serta fungsinya. Pembahasan mencakup protein plasma, elektrolit, faktor pembekuan, dan komponen seluler darah. Mahasiswa mempelajari hubungan perubahan komponen darah dengan kondisi fisiologis maupun patologis.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
Bab 3. Hematopoiesis dan Perkembangan Sel Darah
Bab ini menjelaskan proses pembentukan dan pematangan sel darah melalui mekanisme hematopoiesis. Materi meliputi perkembangan sel induk hematopoietik, eritropoiesis, leukopoiesis, dan trombopoiesis, serta faktor pertumbuhan yang memengaruhi proses tersebut. Pembahasan juga mencakup organ pembentuk darah dan perubahan hematopoiesis pada berbagai kondisi klinis.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
Bab 4. Pemeriksaan Hematologi Rutin dan Darah Lengkap
Bab ini membahas prinsip pemeriksaan darah lengkap atau complete blood count (CBC), meliputi kadar hemoglobin, hematokrit, jumlah eritrosit, leukosit, dan trombosit. Materi mencakup metode pemeriksaan manual dan otomatis, indeks eritrosit, hitung jenis leukosit, serta pemahaman parameter hematologi sebagai dasar evaluasi kondisi pasien.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
Bab 5. Morfologi Eritrosit dan Pemeriksaan Kelainan Sel Darah Merah
Bab ini menguraikan karakteristik morfologi eritrosit berdasarkan ukuran, bentuk, warna, dan inklusi sel. Pembahasan meliputi teknik pembuatan dan pewarnaan sediaan apus darah tepi, identifikasi perubahan morfologi eritrosit, serta hubungan temuan mikroskopis dengan berbagai kelainan darah, khususnya anemia dan gangguan eritrosit lainnya.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
Bab 6. Anemia: Klasifikasi, Pemeriksaan, dan Interpretasi Laboratorium
Bab ini membahas konsep dan klasifikasi anemia berdasarkan morfologi serta mekanisme terjadinya. Materi mencakup anemia defisiensi besi, megaloblastik, hemolitik, aplastik, dan anemia akibat penyakit kronis. Mahasiswa mempelajari parameter pemeriksaan hematologi, pemeriksaan penunjang, serta interpretasi hasil laboratorium untuk membantu menentukan jenis anemia.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
Bab 7. Pemeriksaan dan Kelainan Leukosit
Bab ini menjelaskan karakteristik, fungsi, dan klasifikasi leukosit serta pemeriksaan laboratorium untuk mengevaluasi kelainan sel darah putih. Materi meliputi hitung leukosit, hitung jenis, morfologi leukosit, leukositosis, leukopenia, dan perubahan morfologi yang berkaitan dengan infeksi, inflamasi, maupun gangguan hematologi.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
Bab 7. Pemeriksaan dan Kelainan Leukosit
Bab ini menjelaskan karakteristik, fungsi, dan klasifikasi leukosit serta pemeriksaan laboratorium untuk mengevaluasi kelainan sel darah putih. Materi meliputi hitung leukosit, hitung jenis, morfologi leukosit, leukositosis, leukopenia, dan perubahan morfologi yang berkaitan dengan infeksi, inflamasi, maupun gangguan hematologi.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
Bab 8. Pemeriksaan Trombosit dan Kelainan Hemostasis Primer
Bab ini membahas struktur, fungsi, dan proses pembentukan trombosit serta perannya dalam hemostasis primer. Pembahasan mencakup pemeriksaan jumlah trombosit, morfologi trombosit, indeks trombosit, trombositopenia, trombositosis, dan kelainan fungsi trombosit. Materi juga menguraikan interpretasi hasil pemeriksaan dalam berbagai kondisi klinis.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
Bab 9. Hemostasis dan Pemeriksaan Koagulasi
Bab ini menguraikan mekanisme hemostasis yang melibatkan pembuluh darah, trombosit, faktor koagulasi, dan sistem fibrinolisis. Materi mencakup pemeriksaan waktu protrombin (PT), activated partial thromboplastin time (aPTT), thrombin time (TT), fibrinogen, dan D-dimer. Mahasiswa mempelajari prinsip pemeriksaan serta interpretasi hasil koagulasi.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
Bab 10. Hemoglobin dan Pemeriksaan Kelainan Hemoglobin
Bab ini membahas struktur, fungsi, dan sintesis hemoglobin serta variasi hemoglobin yang ditemukan pada manusia. Materi mencakup pemeriksaan kadar hemoglobin, analisis hemoglobin, elektroforesis, dan metode pemeriksaan lainnya. Pembahasan juga meliputi talasemia, anemia sel sabit, serta kelainan hemoglobin yang memerlukan pemeriksaan laboratorium khusus.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
Bab 11. Pemeriksaan Laboratorium pada Gangguan Hematologi Maligna
Bab ini membahas karakteristik dan pemeriksaan laboratorium pada keganasan sistem hematologi, termasuk leukemia, limfoma, dan multiple myeloma. Materi mencakup pemeriksaan darah tepi, aspirasi sumsum tulang, pewarnaan khusus, imunofenotiping, serta pemeriksaan molekuler sebagai metode pendukung identifikasi dan klasifikasi kelainan hematologi maligna.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
Bab 12. Pemeriksaan Laboratorium pada Gangguan Hematologi Lainnya
Bab ini menguraikan pemeriksaan laboratorium pada berbagai gangguan hematologi selain anemia dan keganasan. Materi meliputi polisitemia, gangguan mieloproliferatif, kelainan mielodisplastik, serta gangguan perdarahan dan pembekuan darah. Pembahasan mencakup parameter pemeriksaan, temuan laboratorium, dan interpretasi hasil sesuai karakteristik masing-masing kelainan.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
Bab 13. Teknologi dan Otomatisasi Pemeriksaan Hematologi
Bab ini menjelaskan perkembangan instrumen dan teknologi dalam pemeriksaan hematologi klinik. Materi mencakup prinsip kerja hematology analyzer, metode impedansi, flow cytometry, pemeriksaan retikulosit otomatis, serta teknologi digital dalam analisis morfologi sel darah. Pembahasan juga meliputi kelebihan, keterbatasan, dan faktor yang memengaruhi hasil pemeriksaan.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
Bab 14. Pemeriksaan Hematologi Khusus dan Pemeriksaan Penunjang
Bab ini membahas berbagai pemeriksaan hematologi khusus yang digunakan untuk mendukung diagnosis kelainan darah. Materi mencakup pemeriksaan laju endap darah, retikulosit, ferritin, serum iron, total iron binding capacity, vitamin B12, folat, serta pemeriksaan penunjang lainnya. Mahasiswa mempelajari pemilihan parameter dan interpretasi hasil secara terintegrasi.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
Bab 15. Pengendalian Mutu dan Interpretasi Hasil Pemeriksaan Hematologi Klinik
Bab ini membahas pengendalian mutu pemeriksaan hematologi mulai dari tahap praanalitik, analitik, hingga pascaanalitik. Materi meliputi penanganan spesimen, penggunaan bahan kontrol, validasi metode, identifikasi kesalahan pemeriksaan, evaluasi hasil abnormal, serta interpretasi dan pelaporan hasil laboratorium secara akurat.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |