/
Kebidanan
Bunga Rampai
Sudah Terbit
Manajemen Kehamilan Berisiko Tinggi
Penulis
Wiwin Nur Fitriani
Nirmala Harahap
Ledy Ervita
Muthahharah
Sabarina Elprida Manik
Muarrofah
Wulida Litaqia
Editor:
Jumriah Nur
Detail:
- Bahasa
- Indonesia
- No. HKI
- EC002025107922
- ISBN
- 978-634-04-1822-4 (PDF)
- Tanggal Terbit
- 25 Juni 2025
- Halaman
- 126 Halaman
- Format
- Digital
- PERPUSNAS ID (KDT)
- Lihat Data KDT
Penerbit:
PT Mustika Sri Rosadi
Penerbit Terverifikasi
Sinopsis
Bunga Rampai "Manajemen Kehamilan Berisiko Tinggi" disusun sebagai referensi ilmiah dan praktis untuk membantu tenaga kesehatan dalam mengenali, mendiagnosis, dan menangani berbagai kondisi kehamilan yang berpotensi menimbulkan komplikasi serius pada ibu maupun janin. Buku ini membahas berbagai aspek kehamilan berisiko tinggi, seperti hipertensi dalam kehamilan, diabetes gestasional, gangguan tiroid dalam kehamilan, anemia dan kehamilan, kehamilan pada remaja dan usia lanjut, hingga pendekatan psikologis dan social dalam kehamilan berisiko tinggi.
Bunga Rampai ini, Disusun oleh para akademisi dan praktisi klinis berpengalaman, setiap bab dalam buku ini menguraikan konsep dasar, faktor risiko, serta manifestasi klinis. Buku ini juga menekankan pentingnya pendekatan multidisipliner serta peran pelayanan antenatal yang berkualitas dalam mengurangi morbiditas dan mortalitas maternal dan perinatal.
Buku ini ditujukan bagi mahasiswa, bidan, dokter umum, dokter spesialis obstetri dan ginekologi, serta tenaga kesehatan lainnya, yang dapat menjadi sumber rujukan yang relevan untuk meningkatkan mutu pelayanan kehamilan berisiko tinggi di berbagai tingkat fasilitas kesehatan.
Bunga Rampai ini, Disusun oleh para akademisi dan praktisi klinis berpengalaman, setiap bab dalam buku ini menguraikan konsep dasar, faktor risiko, serta manifestasi klinis. Buku ini juga menekankan pentingnya pendekatan multidisipliner serta peran pelayanan antenatal yang berkualitas dalam mengurangi morbiditas dan mortalitas maternal dan perinatal.
Buku ini ditujukan bagi mahasiswa, bidan, dokter umum, dokter spesialis obstetri dan ginekologi, serta tenaga kesehatan lainnya, yang dapat menjadi sumber rujukan yang relevan untuk meningkatkan mutu pelayanan kehamilan berisiko tinggi di berbagai tingkat fasilitas kesehatan.