Teknologi Laboratorium Medis
Buku Referensi
Mikrobiologi Klinik dan Diagnosis Laboratorium Penyakit Infeksi
Buku ini membahas konsep dan perkembangan mikrobiologi klinik serta penerapan berbagai metode diagnosis laboratorium penyakit infeksi. Pembahasan meliputi karakteristik mikroorganisme patogen, pengelolaan spesimen, pemeriksaan mikroskopis, kultur, identifikasi, imunodiagnostik, diagnostik molekuler, uji kepekaan antimikroba, hingga interpretasi hasil pemeriksaan sebagai dasar penegakan diagnosis dan pengendalian penyakit infeksi.
Daftar Bab Tersedia
| Judul Bab | Harga | Status | Pesan |
|---|---|---|---|
|
Bab 1. Konsep Dasar dan Ruang Lingkup Mikrobiologi Klinik
Bab ini membahas pengertian, sejarah, perkembangan, dan ruang lingkup mikrobiologi klinik dalam pelayanan kesehatan. Uraian mencakup hubungan antara mikroorganisme dan penyakit infeksi, klasifikasi agen penyebab infeksi, mekanisme patogenesis, serta peran pemeriksaan mikrobiologi dalam mendukung diagnosis, pengobatan, dan pengendalian penyakit infeksi.
|
Rp 300.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
Bab 2. Pengambilan, Penanganan, dan Pengelolaan Spesimen Mikrobiologi Klinik
Bab ini menguraikan prinsip pengambilan spesimen klinis yang tepat berdasarkan jenis infeksi dan lokasi anatomis. Pembahasan meliputi jenis spesimen, teknik pengumpulan, wadah dan media transportasi, penyimpanan, stabilitas spesimen, serta faktor praanalitik yang dapat memengaruhi kualitas dan keakuratan hasil pemeriksaan mikrobiologi.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
Bab 3. Teknik Pemeriksaan Mikroskopis dan Pewarnaan Mikroorganisme
Bab ini menjelaskan prinsip pemeriksaan mikroskopis sebagai salah satu metode awal identifikasi mikroorganisme penyebab infeksi. Materi mencakup penggunaan mikroskop, teknik pembuatan preparat, pewarnaan Gram, pewarnaan tahan asam, pewarnaan khusus, serta pengamatan morfologi bakteri, jamur, dan parasit untuk mendukung pemeriksaan laboratorium.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
Bab 4. Bakteriologi Klinik: Identifikasi Bakteri Patogen
Bab ini membahas karakteristik bakteri penyebab penyakit infeksi pada manusia, meliputi morfologi, fisiologi, klasifikasi, dan mekanisme patogenesis. Pembahasan juga mencakup identifikasi bakteri melalui pemeriksaan biokimia, media selektif dan diferensial, serta metode identifikasi modern untuk menentukan bakteri patogen yang berperan dalam infeksi klinis.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
Bab 5. Virologi Klinik dan Diagnosis Laboratorium Infeksi Virus
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
Bab 6. Mikologi Klinik: Identifikasi Jamur Penyebab Infeksi
Bab ini membahas karakteristik jamur patogen, klasifikasi, morfologi, serta mekanisme terjadinya infeksi jamur pada manusia. Pembahasan meliputi teknik pengambilan spesimen, pemeriksaan mikroskopis, kultur, identifikasi jamur, dan metode diagnostik lainnya untuk mendeteksi infeksi jamur superfisial, subkutan, maupun sistemik.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
Bab 7. Parasitologi Klinik dan Diagnosis Laboratorium Penyakit Parasit
Bab ini menjelaskan jenis dan karakteristik parasit yang menyebabkan penyakit pada manusia, meliputi protozoa, helminth, dan ektoparasit. Pembahasan mencakup siklus hidup, mekanisme penularan, patogenesis, serta teknik pemeriksaan laboratorium melalui pemeriksaan mikroskopis, konsentrasi, identifikasi morfologi, dan metode diagnostik pendukung lainnya.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
Bab 8. Mikobakteriologi: Diagnosis Laboratorium Tuberkulosis dan Infeksi Mikobakteri
Bab ini membahas karakteristik Mycobacterium tuberculosis dan mikobakteri lainnya sebagai penyebab penyakit infeksi. Materi mencakup prinsip pemeriksaan mikroskopis basil tahan asam, kultur, identifikasi, pemeriksaan molekuler, serta metode deteksi resistensi obat yang berperan dalam diagnosis dan pemantauan tuberkulosis.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
Bab 9. Kultur dan Isolasi Mikroorganisme dalam Diagnosis Penyakit Infeksi
Bab ini menguraikan prinsip dan prosedur kultur serta isolasi mikroorganisme dari berbagai spesimen klinis. Pembahasan meliputi pemilihan media, kondisi inkubasi, teknik inokulasi, pengamatan pertumbuhan koloni, isolasi kultur murni, dan faktor yang memengaruhi keberhasilan pemeriksaan sebagai dasar identifikasi mikroorganisme penyebab infeksi.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
Bab 10. Imunodiagnostik dan Pemeriksaan Serologi Penyakit Infeksi
Bab ini membahas prinsip respons imun terhadap agen infeksi serta penerapannya dalam pemeriksaan laboratorium. Materi meliputi deteksi antigen dan antibodi menggunakan metode aglutinasi, ELISA, imunokromatografi, dan teknik serologi lainnya. Pembahasan juga mencakup interpretasi hasil, periode jendela imunologis, serta keterbatasan pemeriksaan serologi.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
Bab 11. Diagnosis Molekuler dalam Pemeriksaan Penyakit Infeksi
Bab ini menjelaskan perkembangan teknologi diagnostik molekuler untuk mendeteksi mikroorganisme penyebab infeksi secara spesifik dan sensitif. Materi mencakup prinsip ekstraksi asam nukleat, PCR, real-time PCR, multiplex PCR, sekuensing, serta penerapan metode molekuler dalam identifikasi patogen dan deteksi gen resistensi antimikroba.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
Bab 12. Uji Kepekaan Antimikroba dan Resistensi Mikroorganisme
Bab ini membahas prinsip pemeriksaan kepekaan mikroorganisme terhadap antimikroba serta mekanisme terjadinya resistensi. Uraian mencakup metode difusi cakram, dilusi, penentuan MIC, interpretasi hasil berdasarkan standar yang berlaku, dan deteksi mekanisme resistensi. Materi juga mengaitkan hasil pemeriksaan dengan pengendalian resistensi antimikroba.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
Bab 13. Diagnosis Laboratorium Penyakit Infeksi Berdasarkan Sistem Organ
Bab ini membahas pendekatan diagnosis mikrobiologi berdasarkan lokasi dan sistem organ yang mengalami infeksi. Materi mencakup infeksi saluran pernapasan, saluran kemih, saluran pencernaan, sistem saraf pusat, aliran darah, kulit, dan jaringan lunak. Pembahasan meliputi pemilihan spesimen, metode pemeriksaan, serta interpretasi hasil laboratorium sesuai konteks klinis.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
Bab 14. Biosafety, Biosecurity, dan Pencegahan Infeksi di Laboratorium Mikrobiologi
Bab ini menguraikan prinsip keselamatan dan keamanan dalam pelaksanaan pemeriksaan mikrobiologi klinik. Materi mencakup identifikasi risiko biologis, klasifikasi tingkat keamanan laboratorium, penggunaan alat pelindung diri, penanganan spesimen infeksius, dekontaminasi, pengelolaan limbah biologis, serta prosedur pencegahan paparan dan penularan mikroorganisme.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
Bab 15. Pengendalian Mutu dan Interpretasi Hasil Pemeriksaan Mikrobiologi Klinik
Bab ini membahas penerapan sistem pengendalian mutu dalam seluruh tahapan pemeriksaan mikrobiologi klinik, mulai dari praanalitik, analitik, hingga pascaanalitik. Materi meliputi pemantapan mutu internal, uji profisiensi, validasi metode, interpretasi hasil, pelaporan hasil kritis, serta komunikasi hasil pemeriksaan untuk mendukung keputusan klinis.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |