Cover
/
Keperawatan Buku Ajar Sudah Terbit

Model Intervensi dalam Keperawatan Medikal Bedah

Penulis

Lam Murni Br Sagala Safa Tiara Kiani Moody Artharini Muhamad Nur Jon Welliam Tangka Rika Yusnaini Reca Melati Phonna Mukhlish Hidayat Taufiqur Rahman Edy Suryadi Amin Nur Luthfiati Dzikra Fitria Amita

Editor:

Muhamad Ridlo

Detail:

Bahasa
Indonesia
No. HKI
-
ISBN
978-634-96481-6-5 (PDF)
Tanggal Terbit
29 Oktober 2025
Halaman
200 Halaman
Format
Digital

Penerbit:

Logo Penerbit

PT Mustika Sri Rosadi

Penerbit Terverifikasi

Sinopsis

Model intervensi dalam keperawatan medikal bedah merupakan pendekatan sistematis yang digunakan oleh perawat untuk memberikan asuhan yang terencana, efektif, dan berfokus pada kebutuhan pasien dengan kondisi medis atau pembedahan. Model ini mencakup proses pengkajian, perumusan diagnosa keperawatan, perencanaan intervensi, pelaksanaan tindakan, dan evaluasi hasil. Tujuan utama dari model intervensi ini adalah untuk membantu pasien mencapai kondisi kesehatan optimal, mencegah komplikasi, serta mempercepat proses penyembuhan. Dalam penerapannya, perawat perlu mempertimbangkan aspek biologis, psikologis, sosial, dan spiritual pasien secara holistik. Pendekatan ini juga menekankan pentingnya kolaborasi antara tim kesehatan untuk menjamin keselamatan dan efektivitas perawatan.

Selain itu, model intervensi keperawatan medikal bedah sering mengacu pada teori keperawatan seperti model adaptasi Roy, model sistem Neuman, atau teori self-care Orem yang memberikan kerangka berpikir ilmiah dalam praktik. Intervensi dapat mencakup tindakan keperawatan mandiri seperti pemantauan tanda vital, manajemen nyeri, dan edukasi pasien, serta kolaboratif seperti pemberian obat atau terapi sesuai instruksi medis. Evaluasi terhadap hasil intervensi dilakukan secara berkesinambungan untuk menilai efektivitas tindakan dan melakukan modifikasi bila diperlukan. Penerapan model intervensi ini membantu perawat dalam mengambil keputusan klinis berbasis evidence-based practice sehingga mutu pelayanan meningkat. Dengan demikian, model intervensi keperawatan medikal bedah tidak hanya berfokus pada penyembuhan fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup pasien secara menyeluruh.