Kesehatan Lingkungan
Buku Ajar
Pengendalian Vektor
Buku ajar Pengendalian Vektor membahas konsep dasar vektor penyakit, jenis dan karakteristiknya, mekanisme penularan penyakit, serta berbagai strategi pengendalian yang dapat diterapkan di masyarakat. Materi mencakup identifikasi dan bionomik vektor, surveilans, pengendalian secara fisik, mekanis, biologis, kimiawi, dan pendekatan terpadu. Pembahasan juga mencakup pengendalian nyamuk, lalat, kecoa, tikus, serta vektor penting lainnya yang berhubungan dengan penyakit menular. Buku ini disusun secara sistematis dan aplikatif untuk membantu mahasiswa memahami hubungan antara vektor, lingkungan, manusia, dan kejadian penyakit. Buku ini dapat digunakan sebagai referensi pembelajaran bagi mahasiswa kesehatan lingkungan, kesehatan masyarakat, kedokteran, keperawatan, dan bidang terkait.
Daftar Bab Tersedia
| Judul Bab | Harga | Status | Pesan |
|---|---|---|---|
|
BAB 1. Konsep Dasar Pengendalian Vektor
Bab ini membahas pengertian vektor, reservoir, hospes, dan penyakit tular vektor serta peran vektor dalam penularan penyakit. Materi mencakup hubungan antara manusia, vektor, lingkungan, dan agen penyakit serta prinsip dasar pengendalian vektor sebagai bagian dari upaya kesehatan masyarakat.
|
Rp 300.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
BAB 2. Klasifikasi dan Jenis-Jenis Vektor Penyakit
Bab ini membahas berbagai kelompok vektor yang berperan dalam penularan penyakit, terutama nyamuk, lalat, kecoa, pinjal, kutu, tungau, dan rodensia. Mahasiswa diperkenalkan pada karakteristik umum masing-masing kelompok serta penyakit yang dapat ditularkan melalui keberadaan vektor tersebut.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
BAB 3. Biologi dan Bionomik Vektor
Bab ini membahas aspek biologis dan bionomik vektor, meliputi siklus hidup, habitat, tempat berkembang biak, perilaku mencari makanan, pola aktivitas, serta faktor lingkungan yang memengaruhi keberadaan dan kepadatan vektor. Pemahaman bionomik menjadi dasar dalam menentukan metode pengendalian yang tepat.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
BAB 4. Vektor dan Mekanisme Penularan Penyakit
Bab ini menjelaskan mekanisme penularan penyakit melalui vektor, baik secara mekanik maupun biologis. Dibahas pula hubungan antara agen penyakit, vektor, hospes, dan manusia dalam suatu rantai penularan serta faktor yang memengaruhi keberhasilan transmisi penyakit.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
BAB 5. Surveilans Vektor
Bab ini membahas konsep, tujuan, dan metode surveilans vektor untuk mengetahui keberadaan, distribusi, kepadatan, serta perubahan populasi vektor. Materi mencakup pengumpulan data, pengamatan tempat perkembangbiakan, indeks kepadatan, interpretasi hasil surveilans, dan pemanfaatan data untuk tindakan pengendalian.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
BAB 6. Identifikasi dan Pengukuran Kepadatan Nyamuk
Bab ini membahas teknik identifikasi nyamuk berdasarkan karakteristik morfologi dan siklus hidupnya. Pembahasan meliputi survei larva dan nyamuk dewasa, pemeriksaan tempat perkembangbiakan, pengukuran kepadatan, serta penggunaan indikator entomologis dalam menentukan risiko penularan penyakit.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
BAB 7. Pengendalian Nyamuk dan Penyakit Tular Vektor
Bab ini membahas strategi pengendalian nyamuk sebagai vektor berbagai penyakit, termasuk demam berdarah, malaria, filariasis, dan penyakit lainnya. Materi mencakup pengendalian tempat perkembangbiakan, perlindungan individu, pengendalian populasi nyamuk, serta penerapan strategi berdasarkan karakteristik vektor.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
BAB 8. Pengendalian Lalat dan Kecoa
Bab ini membahas karakteristik, habitat, perilaku, dan peran lalat serta kecoa sebagai vektor mekanik berbagai penyakit. Materi mencakup metode survei, sanitasi lingkungan, pengelolaan sumber makanan dan sampah, perangkap, pengendalian fisik, biologis, serta penggunaan insektisida secara tepat.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
BAB 9. Pengendalian Tikus dan Rodensia
Bab ini membahas biologi, perilaku, habitat, serta peran tikus dan rodensia dalam penularan penyakit. Materi mencakup survei tanda keberadaan tikus, identifikasi risiko, sanitasi lingkungan, pengendalian akses makanan dan tempat berlindung, perangkap, serta metode pengendalian lainnya.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
BAB 10. Metode Pengendalian Vektor Secara Fisik dan Mekanis
Bab ini membahas berbagai metode pengendalian tanpa menggunakan bahan kimia, seperti modifikasi lingkungan, eliminasi tempat perkembangbiakan, penggunaan perangkap, kelambu, kasa, dan penghalang fisik. Pembahasan diarahkan pada penerapan metode yang aman, efektif, dan sesuai dengan kondisi lingkungan.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
BAB 11. Pengendalian Vektor Secara Biologis
Bab ini membahas pemanfaatan organisme atau agen biologis untuk mengendalikan populasi vektor. Materi mencakup prinsip pengendalian biologis, jenis agen yang digunakan, mekanisme kerja, kelebihan dan keterbatasan, serta contoh penerapannya dalam program pengendalian vektor berbasis lingkungan.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
BAB 12. Pengendalian Vektor Secara Kimiawi
Bab ini membahas penggunaan bahan kimia dalam pengendalian vektor, termasuk insektisida, larvasida, rodentisida, dan bahan pengendali lainnya. Materi mencakup prinsip penggunaan, pemilihan bahan, teknik aplikasi, keselamatan kerja, dampak lingkungan, serta pentingnya penggunaan bahan secara tepat dan bertanggung jawab.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
BAB 13. Resistensi Vektor terhadap Insektisida
Bab ini membahas konsep resistensi vektor, mekanisme terjadinya resistensi, faktor yang memengaruhinya, serta dampaknya terhadap keberhasilan program pengendalian. Dibahas pula pentingnya pemantauan resistensi, penggunaan insektisida secara bijak, dan strategi pengelolaan resistensi untuk mempertahankan efektivitas pengendalian.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
BAB 14. Pengendalian Vektor Terpadu
Bab ini membahas konsep Integrated Vector Management sebagai pendekatan yang menggabungkan berbagai metode pengendalian berdasarkan kondisi epidemiologis, ekologis, sosial, dan ekonomi. Materi mencakup perencanaan program, pemilihan metode, keterlibatan masyarakat, koordinasi lintas sektor, pelaksanaan, serta evaluasi program.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |
|
BAB 15. Evaluasi Program dan Penerapan Pengendalian Vektor di Masyarakat
Bab ini membahas evaluasi keberhasilan program pengendalian vektor melalui indikator proses, hasil, dan dampak. Pembahasan mencakup pemantauan kepadatan vektor, perubahan risiko penyakit, efektivitas intervensi, partisipasi masyarakat, serta penyusunan strategi pengendalian yang berkelanjutan dan berbasis kondisi lokal.
|
Rp 200.000 | Tersedia | Pesan Bab Ini |