Cover
/
Keperawatan Buku Referensi Sudah Terbit

Praktik Bekam Higienis dan Aman

Penulis

Mohamad Nur Suraying M. Shiddiq S Anggeria Oktavisa Denta Endang Fauziyah Susilawati

Editor:

Nina Sri

Detail:

Bahasa
Indonesia
No. HKI
EC002025176016
ISBN
978-634-96417-3-9 (PDF)
Tanggal Terbit
10 Oktober 2025
Halaman
64 Halaman
Format
Digital
PERPUSNAS ID (KDT)
Lihat Data KDT

Penerbit:

Logo Penerbit

PT Mustika Sri Rosadi

Penerbit Terverifikasi

Sinopsis

Buku Referenai Praktik Bekam Higienis Dan Aman, Sebuah Buku Komprehensif Yang Dirancang Untuk Praktisi Bekam Basah Tradisional. Buku Ini Merupakan Bagian Dari Penelitian Akademis Kami Yang Lebih Besar, Analisis Risiko Infeksi Dan Higienitas Dalam Praktik Bekam Basah Tradisional: Perspektif Keselamatan Pasien Dan Pencegahan Infeksi Di Komunitas.

Buku Ini Berfokus Pada Tiga Pilar Utama Untuk Meminimalkan Risiko Infeksi: Sanitasi Lingkungan: Membahas Prosedur Kebersihan Area Kerja, Termasuk Pengelolaan Sampah Medis Dan Higienitas Pribadi Praktisi. Sterilisasi Alat: Menjelaskan Teknik Yang Tepat Untuk Sterilisasi Alat, Baik Yang Sekali Pakai Maupun Yang Dapat Digunakan Kembali, Untuk Memastikan Semua Alat Bebas Dari Mikroorganisme Berbahaya. Tanda-Tanda Awal Infeksi: Mengajarkan Cara Mengidentifikasi Tanda-Tanda Infeksi Pada Pasien, Baik Lokal Maupun Sistemik, Serta Langkah-Langkah Yang Harus Diambil. Buku Ini Juga Mencakup Bab-Bab Penting Tentang Edukasi Pasien Pasca-Bekam Dan Evaluasi Berkelanjutan Untuk Memastikan Praktik Yang Aman Dan Profesional. Secara Keseluruhan, Buku Ini Bertujuan Untuk Memberdayakan Praktisi Bekam Dengan Pengetahuan Dan Keterampilan Ilmiah, Sehingga Mereka Dapat Meningkatkan Standar Keamanan, Menjaga Kesehatan Pasien, Dan Berkontribusi Pada Praktik Bekam Yang Lebih Tepercaya Dan Bertanggung Jawab Di Tengah Masyarakat.

Dalam penyusunannya, buku ini menggunakan pendekatan berbasis bukti dengan merujuk pada hasil penelitian terkini dan pedoman praktik yang diakui secara nasional maupun internasional. Dengan demikian, setiap informasi yang disajikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dan relevan dengan kondisi praktik di lapangan. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu para praktisi memahami pentingnya penerapan prinsip higienitas secara konsisten dalam setiap tindakan bekam.

Kami juga berharap buku ini dapat menjadi acuan bagi lembaga pelatihan, akademisi, serta pemangku kebijakan dalam mengembangkan standar operasional prosedur (SOP) yang lebih baik di bidang terapi bekam tradisional. Dengan adanya panduan yang terstruktur dan ilmiah ini, diharapkan praktik bekam di Indonesia dapat berkembang menuju arah yang lebih profesional, aman, dan selaras dengan prinsip keselamatan pasien serta kesehatan masyarakat.