Repositori Buku

Temukan dan rujuk karya-karya yang telah kami terbitkan.

Farmasi Klinik

oleh Salmah Handayani Lubis, Fitrianingsih, Yuliandani, Marizki Pondawinata, Nurul Kamilah Sadli, Nurfadilah, Umi Fatmawati, Yuliawati, Ekanita Desiani, Nurul Damayanti, Nursela Hijriani

Buku Farmasi Klinik disusun sebagai panduan komprehensif bagi mahasiswa dan tenaga kesehatan dalam memahami praktik kefarmasian yang berorientasi pada pasien. Bab pertama memperkenalkan konsep dasar farmasi klinik yang menempatkan apoteker sebagai anggota aktif tim kesehatan untuk menjamin penggunaan obat yang aman, efektif, dan rasional. Diuraikan pula sejarah perkembangan farmasi klinik, prinsip pelayanan seperti pemantauan terapi, kolaborasi interprofesional, serta pentingnya edukasi pasien sebagai inti pharmaceutical care modern. Bab-bab berikutnya mengupas aspek teknis dan aplikatif. Evaluasi Terapi Obat membahas proses sistematis penilaian kesesuaian, keamanan, dan efektivitas obat, termasuk tahapan rekonsiliasi, medication review, dokumentasi SOAP, serta penggunaan alat seperti Beers Criteria dan STOPP-START untuk mendeteksi drug-related problems (DRP). Selanjutnya, bab farmakoterapi berbasis kasus menyajikan metode analisis dan studi kasus nyata dengan pendekatan patient-centered care dan evidence-based medicine, menegaskan peran apoteker dalam penalaran klinis dan pengambilan keputusan terapeutik. Pembahasan mengenai Interaksi Obat dalam Klinik memperdalam pemahaman tentang mekanisme farmakokinetik dan farmakodinamik, faktor risiko seperti usia dan polifarmasi, serta strategi pencegahan menggunakan teknologi informasi dan edukasi pasien. Bab-bab selanjutnya menyoroti penatalaksanaan terapi pada penyakit infeksi, pasien kritis, kronis, lansia, dan anak, dengan penekanan pada farmakokinetika-dinamika khusus, pemilihan agen yang tepat, dan pemantauan ketat. Buku ini juga memuat topik penting lain seperti pemberian obat intravena, manajemen penggunaan obat rasional, kolaborasi multidisiplin antarprofesi, serta etika dan aspek hukum praktik farmasi klinik di Indonesia. Keseluruhan bab disusun sistematis, menyeimbangkan teori dan praktik, serta dilengkapi contoh kasus aktual dan regulasi nasional seperti Permenkes No. 72 Tahun 2016. Secara keseluruhan, Farmasi Klinik menjadi referensi aplikatif yang menegaskan pergeseran paradigma dari drug-oriented menuju patient-oriented care. Melalui pendekatan berbasis bukti, kolaborasi lintas profesi, dan komitmen terhadap keselamatan pasien, buku ini tidak hanya memperkaya wawasan akademik tetapi juga memperkuat profesionalisme apoteker klinis dalam sistem pelayanan kesehatan modern.

Fundamental Hukum: Teori, Prinsip, dan Implementasi

oleh Devi Rakhmatika, Yusna Wulan Sari, Rizki Wahyudi, Ade Salamah, Nadia Rohadatul Aisyi, Granita Ramadhani Layungasri

Buku Ajar Fundamental Hukum ini disusun sebagai referensi akademik bagi mahasiswa dalam memahami konsep-konsep dasar ilmu hukum yang menjadi landasan bagi pengembangan pengetahuan dan praktik hukum di berbagai bidang. Buku ini memuat pembahasan komprehensif mengenai hakikat hukum, sumber hukum, asas-asas hukum, serta fungsi hukum dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Secara sistematis, buku ini menguraikan perkembangan pemikiran tentang hukum dari perspektif filosofis, yuridis, dan sosiologis, serta menjelaskan keterkaitan hukum dengan nilai-nilai keadilan, moral, dan etika sosial. Pembahasan meliputi pula unsur, karakteristik, dan tujuan hukum, termasuk proses pembentukan peraturan perundang-undangan serta penerapannya dalam sistem hukum nasional Indonesia.

Mikrobiologi Klinis dan Infeksi

oleh Kurniawan, Sri Tati Rukiyani, Fitriana. S, Valentine Hursepuny, Siti Kurniawati, Achmad Rizki Azhari, Erlinawati, Andi Indrawati, Winda Irawati Zebua, Zuriani Rizki, Maya Sari, Baiq Isti Hijriani

Mikrobiologi klinis merupakan cabang ilmu yang mempelajari tentang mikroba penyebab penyakit pada manusia beserta peranannya dalam diagnosis, pengobatan, dan pencegahan infeksi. Cabang ilmu ini menjadi jembatan yang menghubungkan antara ilmu mikrobiologi dasar dengan praktik medis di berbagai pusat layanan kesehatan seperti klinik, puskesmas ataupun rumah sakit dengan cara menyediakan data dan informasi hasil pemeriksaan laboratorium yang dijadikan sebagai dasar dalam penentuan terapi antimikroba yang tepat serta strategi pengendalian infeksi di fasilitas pelayanan kesehatan oleh para dokter atau tenaga kesehatan lainnya. Selain itu pemeriksaan kesehatan khususnya mikrobiologi klinik meliputi identifikasi bakteri, virus, jamur dan parasit, serta uji sensitivitas antibiotik untuk memastikan terapi yang tepat. Hal ini penting untuk pencegahan dan pengendalian infeksi di lingkungan Kesehatan dan masyarakat secara luas. Bab – bab berikutnya membahas terkait teknik kultur dan isolasi mikroorganisme, merupakan prosedur mendasar dalam mikrobiologi klinis yang bertujuan memperoleh kultur murni untuk menilai karakteristik fisiologis, morfologis, maupun biokimia mikroorganisme tertentu tanpa adanya kontaminasi dari spesies lain. Bab selanjutnya membahas terkait mikroskopi dan teknik pewarnaan untuk diagnose infeksi untuk memudahkan mengidentifikasi agen infeksius yang dilengkapi teknik pewarnaan tertentu. Bab selanjutnya pemeriksaan bakteriologi dalam diagnosis infeksi yang bertujuan untuk mengetahui penyebab utama morbiditas dan mortalitas, terutama di negara-negara berpendapatan rendah dengan pengembangan teknik diagnostik yang cepat. Selain itu ada bab lainnya yang membahas terkait penyebab infeksi saluran pernafasan atas dan bawah, infeksi sistem pencernaan, Infeksi saluran kemih dan sistem reproduksi, infeksi kulit dan jaringan lunak, diagnosis infeksi parasit, dan pemeriksaan jamur dan mikologi klinis, dan teknologi baru dalam mikrobiologi klinis. membahas terkait pemeriksaan identifikasi mikroorganisme patogen seperti virus, bakteri, parasite dan jamur memiliki kemampuan yang bervariasi dalam menyebabkan penyakit (virulensi). Secara keseluruhan, mikrobiologi klinis dan infeksi menjasi salah satu alternatif buku sesuai dengan perkembangan Teknik pemeriksaan yang tepat dan cepat sesuai dengan kepentingan klinis dan infeksi. Seiring berkembangnya teknologi terbaru, metode cepat molekuler pada sebagian besar pemeriksaan kesehatan mendukung dalam mempermudah diagnose penyebab infeksi suatu penyakit. Selain itu dapat memperkaya wawasan akademik dan profesionalisme dalam pelayanan kesehatan.

Matematika dan Pendidikan Inklusif

oleh Latifah Darojat, Handayani. SB, Siti Mutmainah, Alfina Darmayanti, Anggi salma wardah salsabila, Wizerti Ariastuti Saleh, Ramlah, Kustiatun Widianingsih, Aneu Pebrianti, Nur Azizah, Hanifah

Buku Matematika dan Pendidikan Inklusif hadir sebagai panduan komprehensif bagi pendidik, mahasiswa, dan pemerhati pendidikan dalam memahami serta menerapkan prinsip-prinsip pendidikan inklusif pada pembelajaran matematika. Buku ini menyoroti bagaimana keberagaman peserta didik baik dari segi kognitif, sosial, emosional, maupun fisik memengaruhi proses belajar, dan bagaimana guru dapat menyesuaikan strategi pembelajaran agar setiap siswa dapat berpartisipasi aktif serta meraih keberhasilan belajar. Materi buku mencakup landasan filosofis, yuridis, psikologis, dan sosiologis pendidikan inklusif, konsep perbedaan individual, strategi pengajaran bagi siswa dengan disabilitas dan gangguan belajar, serta penerapan teknik diferensiasi dalam pembelajaran matematika. Di samping itu, buku ini juga membahas pembelajaran matematika yang multikultural dan inklusif, evaluasi adaptif, serta pengembangan keterampilan sosial dan emosional siswa. Dengan bahasa ilmiah yang mudah dipahami dan disertai contoh-contoh aplikatif, buku ini diharapkan menjadi rujukan praktis untuk menciptakan ruang kelas matematika yang ramah, adaptif, dan menghargai keberagaman. Matematika dan Pendidikan Inklusif tidak hanya mengajarkan konsep angka dan logika, tetapi juga menumbuhkan nilai kemanusiaan, empati, dan kolaborasi dalam proses belajar.

Model Intervensi dalam Keperawatan Medikal Bedah

oleh Lam Murni Br Sagala, Safa Tiara Kiani, Moody Artharini, Muhamad Nur, Rika Yusnaini, Reca Melati Phonna, Mukhlish Hidayat, Taufiqur Rahman, Edy Suryadi Amin, Nur Luthfiati, Dzikra Fitria Amita

Model intervensi dalam keperawatan medikal bedah merupakan pendekatan sistematis yang digunakan oleh perawat untuk memberikan asuhan yang terencana, efektif, dan berfokus pada kebutuhan pasien dengan kondisi medis atau pembedahan. Model ini mencakup proses pengkajian, perumusan diagnosa keperawatan, perencanaan intervensi, pelaksanaan tindakan, dan evaluasi hasil. Tujuan utama dari model intervensi ini adalah untuk membantu pasien mencapai kondisi kesehatan optimal, mencegah komplikasi, serta mempercepat proses penyembuhan. Dalam penerapannya, perawat perlu mempertimbangkan aspek biologis, psikologis, sosial, dan spiritual pasien secara holistik. Pendekatan ini juga menekankan pentingnya kolaborasi antara tim kesehatan untuk menjamin keselamatan dan efektivitas perawatan. Selain itu, model intervensi keperawatan medikal bedah sering mengacu pada teori keperawatan seperti model adaptasi Roy, model sistem Neuman, atau teori self-care Orem yang memberikan kerangka berpikir ilmiah dalam praktik. Intervensi dapat mencakup tindakan keperawatan mandiri seperti pemantauan tanda vital, manajemen nyeri, dan edukasi pasien, serta kolaboratif seperti pemberian obat atau terapi sesuai instruksi medis. Evaluasi terhadap hasil intervensi dilakukan secara berkesinambungan untuk menilai efektivitas tindakan dan melakukan modifikasi bila diperlukan. Penerapan model intervensi ini membantu perawat dalam mengambil keputusan klinis berbasis evidence-based practice sehingga mutu pelayanan meningkat. Dengan demikian, model intervensi keperawatan medikal bedah tidak hanya berfokus pada penyembuhan fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup pasien secara menyeluruh.