Repositori Buku

Temukan dan rujuk karya-karya yang telah kami terbitkan.

Anatomi dan Fisiologi Manusia: Struktur dan Fungsi Sistem Tubuh

oleh Vevi Kurniawati, Afifa Radhina, Daeng Agus Vieya Putri Bhwa, Herera Rahajeng, Anggun Lestary Husein, Rizky Vaira, Def Primal, Tifany Maulida Candra, Dhea Marliana Salsabila, Sulfiana, Kintan Resqitha Ekaputri, Ananda Prastuti Sutrisno, Yordayumike Tafuli, Nindawi, Yuyun Nailufar

Buku ini menyajikan pemahaman komprehensif mengenai anatomi dan fisiologi manusia, dimulai dari konsep dasar, sel, dan jaringan sebagai pondasi struktur tubuh, hingga sistem-sistem organ yang menopang kehidupan. Pembahasan meliputi sistem integumen, rangka, otot, saraf, endokrin, kardiovaskular, limfatik, pernapasan, pencernaan, metabolisme, ekskresi, hingga reproduksi. Dengan pendekatan yang sistematis, setiap bab menguraikan struktur, fungsi, dan mekanisme fisiologis tubuh manusia, serta keterkaitannya dalam menjaga homeostasis. Buku ini dirancang untuk mendukung proses belajar mahasiswa kedokteran, keperawatan, kebidanan, serta bidang kesehatan lain, sekaligus menjadi referensi bagi praktisi yang membutuhkan pemahaman mendalam tentang struktur dan fungsi tubuh manusia.

Promosi Kesehatan Intermediet

oleh Dr. Sobar Darmaja, S.Psi, MKM

Buku ini merupakan referensi komprehensif yang membahas konsep, teori, dan penerapan promosi kesehatan pada tingkat intermediet. Sebuah tahapan strategis yang menjembatani antara promosi kesehatan dasar dan lanjutan. Disusun berdasarkan prinsip-prinsip ilmiah dan pendekatan berbasis bukti, buku ini memadukan teori perilaku, psikologi kesehatan, serta model-model promosi kesehatan modern untuk menjawab tantangan kesehatan masyarakat kontemporer. Pada bagian awal, pembaca diperkenalkan pada dinamika perkembangan promosi kesehatan sejak Ottawa Charter 1986 hingga konsep modern yang menekankan pemberdayaan masyarakat, kolaborasi lintas sektor, dan pemanfaatan teknologi digital. Bagian ini juga menguraikan urgensi promosi kesehatan intermediet dalam menghadapi isu global seperti penyakit tidak menular, kesehatan mental, kesenjangan layanan, dan gaya hidup tidak sehat. Bagian inti buku mengupas berbagai teori perilaku kesehatan yang menjadi fondasi intervensi berbasis bukti, di antaranya Health Belief Model, Theory of Planned Behavior, Social Cognitive Theory, Transtheoretical Model, dan Diffusion of Innovations Theory. Setiap teori diuraikan secara aplikatif disertai contoh penerapan dalam program promosi kesehatan di komunitas, sekolah, tempat kerja, dan masyarakat umum. Tidak hanya menjelaskan konsep, penulis menuntun pembaca memahami bagaimana teori-teori tersebut diintegrasikan ke dalam praktik perubahan perilaku yang efektif dan berkelanjutan. Selanjutnya, pembahasan diperluas dengan model dan kerangka promosi kesehatan seperti Ottawa Charter for Health Promotion, PRECEDE–PROCEED Model, Ecological Model of Health Behavior, dan Settings Approach. Melalui pendekatan multilevel, buku ini menegaskan pentingnya sinergi antara faktor individu, sosial, lingkungan, dan kebijakan publik dalam menciptakan perilaku sehat yang berdaya tahan. Setiap model disertai ilustrasi dan penjelasan langkah demi langkah agar mudah diterapkan dalam perencanaan program. Buku ini tidak hanya menjadi panduan teoretis, tetapi juga sumber inspirasi praktis bagi tenaga kesehatan, akademisi, dan mahasiswa untuk merancang intervensi promosi kesehatan yang kontekstual, partisipatif, dan berbasis bukti. Dengan pendekatan ekologi sosial dan prinsip pemberdayaan masyarakat, buku ini menegaskan bahwa promosi kesehatan intermediet berperan penting dalam membangun sistem kesehatan yang adaptif dan berkelanjutan. Dengan gaya penulisan yang sistematis dan mudah dipahami, buku ini hadir sebagai referensi penting bagi pendidikan tinggi kesehatan dan lembaga yang berfokus pada peningkatan kualitas promosi kesehatan di Indonesia yang menjembatani teori, praktik, dan inovasi dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan tangguh menghadapi tantangan zaman.

Farmasi Klinik

oleh Salmah Handayani Lubis, Fitrianingsih, Yuliandani, Marizki Pondawinata, Nurul Kamilah Sadli, Nurfadilah, Umi Fatmawati, Yuliawati, Ekanita Desiani, Nurul Damayanti, Nursela Hijriani

Buku Farmasi Klinik disusun sebagai panduan komprehensif bagi mahasiswa dan tenaga kesehatan dalam memahami praktik kefarmasian yang berorientasi pada pasien. Bab pertama memperkenalkan konsep dasar farmasi klinik yang menempatkan apoteker sebagai anggota aktif tim kesehatan untuk menjamin penggunaan obat yang aman, efektif, dan rasional. Diuraikan pula sejarah perkembangan farmasi klinik, prinsip pelayanan seperti pemantauan terapi, kolaborasi interprofesional, serta pentingnya edukasi pasien sebagai inti pharmaceutical care modern. Bab-bab berikutnya mengupas aspek teknis dan aplikatif. Evaluasi Terapi Obat membahas proses sistematis penilaian kesesuaian, keamanan, dan efektivitas obat, termasuk tahapan rekonsiliasi, medication review, dokumentasi SOAP, serta penggunaan alat seperti Beers Criteria dan STOPP-START untuk mendeteksi drug-related problems (DRP). Selanjutnya, bab farmakoterapi berbasis kasus menyajikan metode analisis dan studi kasus nyata dengan pendekatan patient-centered care dan evidence-based medicine, menegaskan peran apoteker dalam penalaran klinis dan pengambilan keputusan terapeutik. Pembahasan mengenai Interaksi Obat dalam Klinik memperdalam pemahaman tentang mekanisme farmakokinetik dan farmakodinamik, faktor risiko seperti usia dan polifarmasi, serta strategi pencegahan menggunakan teknologi informasi dan edukasi pasien. Bab-bab selanjutnya menyoroti penatalaksanaan terapi pada penyakit infeksi, pasien kritis, kronis, lansia, dan anak, dengan penekanan pada farmakokinetika-dinamika khusus, pemilihan agen yang tepat, dan pemantauan ketat. Buku ini juga memuat topik penting lain seperti pemberian obat intravena, manajemen penggunaan obat rasional, kolaborasi multidisiplin antarprofesi, serta etika dan aspek hukum praktik farmasi klinik di Indonesia. Keseluruhan bab disusun sistematis, menyeimbangkan teori dan praktik, serta dilengkapi contoh kasus aktual dan regulasi nasional seperti Permenkes No. 72 Tahun 2016. Secara keseluruhan, Farmasi Klinik menjadi referensi aplikatif yang menegaskan pergeseran paradigma dari drug-oriented menuju patient-oriented care. Melalui pendekatan berbasis bukti, kolaborasi lintas profesi, dan komitmen terhadap keselamatan pasien, buku ini tidak hanya memperkaya wawasan akademik tetapi juga memperkuat profesionalisme apoteker klinis dalam sistem pelayanan kesehatan modern.

Fundamental Hukum: Teori, Prinsip, dan Implementasi

oleh Devi Rakhmatika, Yusna Wulan Sari, Rizki Wahyudi, Ade Salamah, Nadia Rohadatul Aisyi, Granita Ramadhani Layungasri

Buku Ajar Fundamental Hukum ini disusun sebagai referensi akademik bagi mahasiswa dalam memahami konsep-konsep dasar ilmu hukum yang menjadi landasan bagi pengembangan pengetahuan dan praktik hukum di berbagai bidang. Buku ini memuat pembahasan komprehensif mengenai hakikat hukum, sumber hukum, asas-asas hukum, serta fungsi hukum dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Secara sistematis, buku ini menguraikan perkembangan pemikiran tentang hukum dari perspektif filosofis, yuridis, dan sosiologis, serta menjelaskan keterkaitan hukum dengan nilai-nilai keadilan, moral, dan etika sosial. Pembahasan meliputi pula unsur, karakteristik, dan tujuan hukum, termasuk proses pembentukan peraturan perundang-undangan serta penerapannya dalam sistem hukum nasional Indonesia.

Mikrobiologi Klinis dan Infeksi

oleh Kurniawan, Sri Tati Rukiyani, Fitriana. S, Valentine Hursepuny, Siti Kurniawati, Achmad Rizki Azhari, Erlinawati, Andi Indrawati, Winda Irawati Zebua, Zuriani Rizki, Maya Sari, Baiq Isti Hijriani

Mikrobiologi klinis merupakan cabang ilmu yang mempelajari tentang mikroba penyebab penyakit pada manusia beserta peranannya dalam diagnosis, pengobatan, dan pencegahan infeksi. Cabang ilmu ini menjadi jembatan yang menghubungkan antara ilmu mikrobiologi dasar dengan praktik medis di berbagai pusat layanan kesehatan seperti klinik, puskesmas ataupun rumah sakit dengan cara menyediakan data dan informasi hasil pemeriksaan laboratorium yang dijadikan sebagai dasar dalam penentuan terapi antimikroba yang tepat serta strategi pengendalian infeksi di fasilitas pelayanan kesehatan oleh para dokter atau tenaga kesehatan lainnya. Selain itu pemeriksaan kesehatan khususnya mikrobiologi klinik meliputi identifikasi bakteri, virus, jamur dan parasit, serta uji sensitivitas antibiotik untuk memastikan terapi yang tepat. Hal ini penting untuk pencegahan dan pengendalian infeksi di lingkungan Kesehatan dan masyarakat secara luas. Bab – bab berikutnya membahas terkait teknik kultur dan isolasi mikroorganisme, merupakan prosedur mendasar dalam mikrobiologi klinis yang bertujuan memperoleh kultur murni untuk menilai karakteristik fisiologis, morfologis, maupun biokimia mikroorganisme tertentu tanpa adanya kontaminasi dari spesies lain. Bab selanjutnya membahas terkait mikroskopi dan teknik pewarnaan untuk diagnose infeksi untuk memudahkan mengidentifikasi agen infeksius yang dilengkapi teknik pewarnaan tertentu. Bab selanjutnya pemeriksaan bakteriologi dalam diagnosis infeksi yang bertujuan untuk mengetahui penyebab utama morbiditas dan mortalitas, terutama di negara-negara berpendapatan rendah dengan pengembangan teknik diagnostik yang cepat. Selain itu ada bab lainnya yang membahas terkait penyebab infeksi saluran pernafasan atas dan bawah, infeksi sistem pencernaan, Infeksi saluran kemih dan sistem reproduksi, infeksi kulit dan jaringan lunak, diagnosis infeksi parasit, dan pemeriksaan jamur dan mikologi klinis, dan teknologi baru dalam mikrobiologi klinis. membahas terkait pemeriksaan identifikasi mikroorganisme patogen seperti virus, bakteri, parasite dan jamur memiliki kemampuan yang bervariasi dalam menyebabkan penyakit (virulensi). Secara keseluruhan, mikrobiologi klinis dan infeksi menjasi salah satu alternatif buku sesuai dengan perkembangan Teknik pemeriksaan yang tepat dan cepat sesuai dengan kepentingan klinis dan infeksi. Seiring berkembangnya teknologi terbaru, metode cepat molekuler pada sebagian besar pemeriksaan kesehatan mendukung dalam mempermudah diagnose penyebab infeksi suatu penyakit. Selain itu dapat memperkaya wawasan akademik dan profesionalisme dalam pelayanan kesehatan.